Tuesday, February 19, 2013

SAMPAH

Posted by sigit s | 4:26 AM Categories:


        
Seperti kita ketahui bahwa masalah sampah ini pada hakikatnya banyak orang yang menganggap persoalan sampah ini adalah masalah yang sepele. Setelah  diteliti bahwa masalah sampah tersebut bisa banyak menimbulkan permasalahan, misalnya dengan adanya sampah tersebut bisa menimbulkan penyakit-penyakit, bisa menimbulkan bau tidak sedap, menimbulkan banjir, dan lain lain.
Dengan adanya sampah tersebut khususnya banyak orang yang merasa dirugikan, misal rumah yang dekat sungai seringkali terendam banjir itu semua dikarenakan sampah tersebut dibuang kesungai, dan sebagian warga yang rumah nya dekat pembuangan sampah tersebut merasa tidak nyaman dikarenakan bau sampah tersebut sangat lah menyengat, dan ada juga warga setempat yang tekena penyakit malaria. Tetapi yang sering terjadi di daerah kami itu adalah kalau musim hujan itu sering kali terkena banjir.
 Tetapi sebagian orang dengan adanya sampah tersebut bisa menyediakan  lahan pekerjaan, misal dengan memungut sampah Non Organik tersebut  menjual hasil olahan sampah nya ke para penampung sampah tersebut.
Dan salah satu dengan adanya sampah Organik,sampah tersebut di jadikan sampah menjadi pupuk Organik sehingga tidak lagi membeli pupuk kimia, untuk memupuk lahan pertanian memakai pupuk Organik tersebut. 

Manfaat sampah organik dan nonorganik
  •  Sampah organik
Sampah organik ini dapat didaur ulang untuk kebutuhan pertanian yaitu dijadikan pupuk organik. Misalnya contoh sampah organik : sampah daun-daun, sampah kotoran hewan, dan sejenis sampah yang  bisa lapuk.
Jadi kalau sampah tersebut bisa dijadikan pupuk organik para petani tidak lah terus menerus harus  pakai pupuk kimia yang harganya sangat mahal,  karena dengan adanya pupuk organik ini tanaman bisa jadi tumbuh dengan baik dan para petani bisa memanfaatkan sampah tersebut menjadi bahan pupuk yang sangat murah. 
  •   Sampah nonorganik
Sampah nonorganik ini dapat didaur ulang kembali sesuai jenis sampah organik tesebut. Misalnya : sampah plastik, sampah kertas, sampah besi, kaleng dan lain-lain.

Dan pada dasarnya bahwa setiap masyarakat setempat  haruslah sadar akan kebersihan lingkungan karena suatu kebersihan adalah sebagian dari IMAN.



Cara untuk mengantisifasi masalah sampah
mengenai Dampak Negatif dari Sampah dikampung Dayeuhhandap itu bisa diselesaikan dengan cara:
A.           Menyediakan lahan atau sarana untuk penampungan dan TPA .
Menyediakan lahan penampungan atau TPA ketempat yang sangatlah  jauh dari perkampungan, jauh dari sungai, maka sampah itu tidak akan merugikan, akan jauh dari serangan penyakit malaria, tidak menimbulkan bau tidak sedap, dan tidak akan lagi menimbulkan banjir



.
B.            Menyediakan tempat sampah di setiap tempat atau dijalan yang di perlukan.
Karena dengan cara ini masyarakat atau warga setempat tidak lagi membuang sampah sembarangan, dan ada baik nya pula bila warga atau para pembuang sampah tersebut membedakan sampah Organik di buang ketempatnya, begitu juga dengan sampah Non Organik.
Dengan adanya tempat sampah tersebut dapat membantu para pekerja sampah tersebut untuk mengambil dan membuang sampah tersebut ke penampungan atau ke TPA.
Dan lebih memudahkan lagi bagi para pemungut sampah Non Organik untuk mengumpulkan sampah yang dibutuhkannya, sehingga para pemungut sampah tersebut bisa menjual ke para penampung sampah. Begitu juga dengan pak Agus yang mengumpulkan sampah Organik untuk dijadikan bahan pupuk Organik tersebut bisa lebih mudah, misalnya tidak lagi memisahkan dari sampah Non Organik. 



KESIMPULAN DAN SARAN

A.      KESIMPULAN
            Bahwa setiap sampah tidaklah merugikan atau menjadi sumber penyakit yang merugikan tetapi sampah tersebut bisa didaur ulang kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menghasilkan bahkan bisa menjadi lahan usaha.

B.       SARAN
 sebenarnya dengan secepatnya pemerintah atau warga itu sendiri dapat menyelesaikan masalah ini bisa saja dijadikan suatu indikator atau tolak ukur tentang sejauh mana keseriusan serta komitmen pemerintah dan warga setempat dalam memecahkan masalah sampah tesebut.

0 comments:

Post a Comment

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube